Pages

Kamis, 27 November 2014



Keheningan Malam Melupakanku


Keheningan malam melupakanku
Manusia berjaga dari balik tabir
Hutan berteriak, aku bertekad
Menumbuhkannya matahari dari hati yang kotor

Namun laut tetap diam,
Dia bergumam di hatinya tentang tekadku
Selamanya mungkin akan menjadi batu
Yang memberiku kekuatan untuk menghadapi hari pembalasan

Namun laut tetap diam,
Dia berkata padaku tentang kekuatan dalam hatinya
Berucap angin yang paling ganjil
Memisahkan garis diantara Nebula dan Sama

Namun, Laut tetap diam
Berkata padaku Aku berada dalam angin yang sama
Dan sungai berucap betapa segar
Airnya jernih dari dahaganya bumi

Namun, laut tetap diam
Aku berada di sungai yang sama
Dan dia berkata, saya ada
Betapa berdirinya bintang-bintang diluncurkan astronomi
Namun, laut tetap tenang

Dia berkata padaku,
Pikiranku berkata,  bahwa aku adalah raja
Tidak ada orang lain di dunia ini selain raja
Namun, laut tetap bergerak
Berkata dalam tidurnya semua milikku

Tidak ada komentar: