ketika waktu kita bersama telah lama terlewati, mengapa rasanya semua ini makin menusuk? tentang rinduku dan tentang cintaku.
apa aku benar-benar takut kehilangan dirimu?
apa mungkin aku yang terlambat merasakannya?
namun, saat semuanya hadir
segalanya berubah
mungkin aku terlalu lama mengurai cintamu
mungkin aku terlalu menunda mengulas senyum di hatimu
semuanya menjadi tak berarti lagi,
dalam senja hanya tertinggal jingga sebagian, sebagian lagi telah hilang dimakan rembulan.
kemudian mimpi tak pernah lagi indah,
perasaan yang hilang, karena keterlambatan
tinggalkan saja aku, yang butuh waktu lebih lama menghapus rinduku menunggu waktu
*dalam perenungan kerinduan, ah mungkin*

Tidak ada komentar:
Posting Komentar